kalau disuruh mlih marah/bahagia
jika seandainya papah tiba-tiba datang sambil bilang
"nak ini ayahmu, ayahh
angatn sama kamu nak"
genap 10 tahun ketika umurku
beranjak tepat 17 tahun damana masa remaja telah terhapus dan mengukir masa
kedewasaan, tapi apakah dapat dikatakan dewasa jika segala sesuatu hana
disesuaikan dengan umur. umurku yang genap17 tahun selalu bimbang kalo kata
orang si 'galau tingkat jendral' dalam mengambil keputusan dimana aku harus
marah/senang? jika suatu saat nanti bertemu dengan beliausang ayah yang selama
ini kunanti keberadaannya disampingku. Tuhan jika beliau masih ada berikanlah
kesehatan lahir dan bathin ntuknya jika benar tidak ada dan engkau telah
mengambilnya dipangkuanMu sehingga Engkau benar-benar tak sayang padaku tak
sedikit pun waktu yang Kau berikan untukku bertatap muka jika sampai kapanpun
Kau tak akan izinan aku untuk mencium ke2 kakinya ak ohon Tuhan kau hapuskan
dosanya biarkan aku yang menanggung semuanya di akhirat nanti, jika kau tidak
memberikan waktu untukku berbakti kepada ayah kandungku sendiri.
disatu sisi aku ini bahagiajika
beliau masih ada Tuhan, disisi lain aku merasa marah. kenapa??? kenapa beliau
sampai menelantarkan aku? tak ada waktu kah untuk mencariku anaknya? atau
sesibuk tukah beliau mengirusi urusan duniawinya? apa firasatku benar beliau
telah bahagia disisiMu Tuhan? berilah jawaban atas semua pertanyaanku, sedikit
saja Tuhan! apa kurang sujudku kepadaMu? apa kurang amalku kepadaMu? apa masih
kurang kau berikan deritadihidupku? agar aku tetap menyembahmu? tapi mana
balasanMu? aku hanya memnta disetiap sujd dan doaku 'pertemukanlah aku dengan
Papah walaupunsekali walaupun itu hanya dalam mimpi. bnga tidur yang Kau
berikan tak seberapa atas semua KuasaMu yan maha Agung! ak hanya minta itu saja
Tuhan. dimimpiku aku bisa berangan dari mulai menyentuh pipi lembutnya menyium
keningnya memeluk erat tubuhnya yang sudah dimakan usia menciumi kaki seta
tangannya sebagai bukti aku adalah anak yangselama ini menanti keberadaan nya
Tuhans. akupun tak akan menduakancintaku untukMu Tuhan, cintak hanya untukMu
Tuhan. apakah ini balasan cintaMu padaku? aku hanya ingin bermimpi sekali
seumur hidupku untuk bertemu beliau. Kau maha tauapa yang drasakan olehku
keluhanu selama ini tak bermakna untukMu.memang ibadahu belum semurna, tapi
mana? mana sisi adilmu? diluarsana masih banyak orang yang melakukan maksiat1
sedagkan aku? engkau berikan kemudahan bagi merekaa, kebahagiaan, bahkan
nikmatnya hidup mereka sempurna sekal. bandingkan denganku Tuhan? kau tau aku
dusia 6 tahunditinggal apah dan mamhku, jiwa mana yang tak sepi?
aku berontak?
tidak!
aku marah lalu mennggalkan
perintah ibadahMu?
tidak pula!
apa aku meminta orang
lainsebagai ayahku?
mana mungkin mau!
aku mencoba sabar sampai
kedewasaanku memberikan pernyataan yang logis terhadap akalku.
yah. . .hidupku sendiri aku
butuh papah disampingku. aku egois tak melihat banyak yang lebih tak punya
dariku tapi apakah mereka merasakan apa yang seperti ku rasa?
tidak tidak sama sekali!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar